Edit

Tentang Kami

Student Research Center Revolution Atau Disingkat SRCR Merupakan UKM Penelitian dan Pers Fakultas Kedokteran Universitas Jember

Kontak Kami

 Intuisi

Membencimu tak pernah menjadi inginku. Maaf, ini hanyalah intuisi sebagai bentuk perlindungan diri. Berlindung dari apa katamu? Dari memori kelam tentang hadirmu. Tentang rasa takut yang kau tanamkan, tentang sakitnya fisik yang kau timbulkan demi eksistensi atas konsep “Aku yang berkuasa”. Semua ini menyiksaku. Bahkan, ketika kini hadirmu tidak teraba dalam lima inderaku, aku masih dihantui dengan ingatan tentang hancurnya dimilikimu. Intuisi ini mempertahankanku untuk tetap ada. Tetap menjadi diriku. Setidaknya ketika suara-suara itu tidak menarik jati diriku dan meneriakkan, “Hancurkan mereka semua!”. Intuisi ini melindungiku agar masih bisa menyisakan senyum untuk orang-orang berhati tulus. Walaupun senyum palsu, tapi tidakkah itu menenangkan kalbu? Mengetahui setelah pukulan itu, masih tersisa aku yang dulu. Mungkin aku tidak pernah membencimu, hanyat takut. Takut akan ingatan yang entah hanya sugesti, atau memang mungkin akan berulang. Hapus dan lupakan katamu? Tidak bisa. Ada memori-memori dari mereka yang kucintai tercampur-baur dengan memori dikekang oleh kekuasaanmu.

Atau bukan? Apa aku terlalu terkesan menyalahkanmu? Atau semua ini sebenarnya hanya tentang kesalahanku yang tak mampu kuakui, dan hanya melimpahkan semuanya padamu?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *